Netflix

6 Fim Terbaik dari Asia Timur di Netflix Untuk Pecinta Genre Anime!

Dari ayah superhero dengan kekuatan cenayang sampai calon mangaka dengan cerebral palsy, film-film Asia di Netflix ini cocok selaki untuk para fans penikmat genre anime.

Featured-Image
6 Fim Terbaik dari Asia Timur di Netflix Untuk Pecinta Genre Anime!

EMPATPAGI.COM-Netflix menampilkan sejumlah besar film dari negara seperti Jepang, Cina, dan Korea, mulai dari film superhero dan petualangan luar angkasa hingga kisah-kisah mengharukan tentang kehidupan.

Meskipun film-film berikut merupakan live-action, banyak dari film ini yang memiliki vibe anime yang kuat dan yang pasti akan disukai oleh para otaku. Berikut adalah enam film Netflix yang harus ada di list tonton kamu!

6 Fim Terbaik dari Asia Timur di Netflix Untuk Pecinta Genre Anime

1. Hot Gimmick: Girl Meets Boy

Hot Gimmick: Girl Meets Boy
Hot Gimmick: Girl Meets Boy

Cerita Hot Gimmick: Girl Meets Boy, berdasarkan manga shojo populer karya Miki Aihara, film ini rilis pada tahun 2019 dan bergenre drama romantis remaja Jepang yang disutradarai oleh Yuki Yamato.

Cerita film ini berpusat pada seorang gadis berusia 16 tahun yang memiliki sifat pasif dan insecure bernama Hatsumi Narita, yang akhirnya menjadi dambaan dari tiga pria: kakak laki-lakinya Shinogu Narita, model populer Azusa Odagiri dan tetangganya sendiri Ryoki Tachibana.

Baca: Netflix Mengumumkan Serial Anime dari Game DOTA 2

Hot Gimmick diisi dengan drama remaja dan membahas masalah-masalah seperti perundungan di sekolah, depresi, dan dinamika keluarga. Jika kamu menikmati serial anime romansa dengan hubungan yang rumit seperti Peach Girl dan Scum's Wish, maka film ini wajib kamu tonton.

2. Psychokinesis

Psychokinesis
Psychokinesis

Psychokinesis adalah film komedi superhero dari Korea Selatan yang rilis pada tahun 2018 dan disutradarai oleh Yeon Sang-ho, yang terkenal dengan fil arahannya seperti Train to Busan.

Film ini menceritakan tokoh yang bernama Shin Roo-mi, dia menjalankan restoran ayam goreng yang populer tetapi terpaksa tutup karena perselisihan dengan perusahaan properti yang yang dikelola mafia bernama Tae-san.

Suatu malam, Roo-mi diusir paksa dari restoran dan rumahnya oleh sekelompok preman yang disewa oleh Tae-san, dan akhirnya terjadi tindakan kekerasan yang menyebabkan ibu Roo-mi harus dilarikanke rumah sakit. Saat ibu Roo-mi meninggal dunia di rumah sakit, meteor jatuh menghantam sebuah gunung di Seoul.

Suatu hari, ayah Roo-mi, Shin Seok-heon meminum air pegunungan tempat meteor itu jatuh dan tiba-tiba ayahnya mendapatkan kekuatan psikokinesis. Seok-heon menggunakan kekuatannya untuk membantu Roo-mi dan tetangganya untuk mempertahankan rumah mereka dari Tae-san.

Film komedi superhero ini akan menarik bagi para penggemar One-Punch Man dan Samurai Flamenco, dan karakter ayah dari Shin Roo-mi dapat dibandingkan dengan tokoh ayah di anime seperti Daikichi Karachi dari Bunny Drop dan Kōhei Inuzuka dari Sweetness and Lightning.

3. The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity

The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity
The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity

The Yin-Yang Master: Dream of Eternity adalah film genre fantasi dari China yang rilis pada tahun 2020 yang disutradarai oleh Guo Jingming dan cerita film ini didasarkan pada serial novel Onmyōji karya Baku Yumemakura.

Baca: Netflix: Trailer Perdana dari Film Animasi Pacific Rim "The Black" Akhirnya Rilis!

Master Qing Ming dan Master Yin-Yang ditugaskan untuk melakukan perjalanan ke Kota Kekaisaran untuk menghentikan iblis Ular Jahat yang merasuki tubuh Permaisuri agar tidak muncul dan menyebabkan kerusakan di kota itu.

Film fantasi ini diisi dengan aksi perburuan setan, sama seperti di anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba dan Jujutsu Kaisen. Ikatan romantis antara Master Qing Ming dan Master Bo Ya dapat dibandingkan dengan hubungan antara Wei Wuxian dan Lan Zhan di Mo Dao Zu Shi (Grandmaster of Demonic Cultivation).

4. 37 Seconds

37 Seconds
37 Seconds

37 Seconds adalah film Jepang yang rilis pada tahun 2019. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Hikari, cerita pada fim ini berfokus pada kehidupan seorang Yuma Takada, perempuan yang berusia 23 tahun uang mengidap cerebral palsy dan memiliki impian untuk menjadi seorang senimanmangaka.

Suatu hari, Yuma menyerahkan karyanya ke editor manga erotis tetapi ditolak karena kurangnya pengalaman dirinya dalam hal seks. Editor memberi tahu Yuma bahwa dia harus mengirimkan kembali manga-nya begitu dia mendapatkan pengalaman dalam percintaan.

37 Seconds memiliki cerita yang mirip dengan A Silent Voice dalam hal bagaimana rasanya hidup sebagai penyandang disabilitas. Yuma terus-menerus menghadapi perjuangan untuk tidak diterima di masyarakat, tetapi dunianya terbuka ketika dia berteman dengan seorang wanita tua yang bernama Mai dan mengajarinya untuk bagaimana menjadi feminin.

Hubungan Yuma dengan Mai seperti hubungan Tsukimi Kurashita dan Kuranosuke Koibuchi di Princess Jellyfish, di mana Kuranosuke membantu Tsukimi untuk mendapatkan kepercayaan diri.

5. Us And Them

Us And Them
Us And Them

Us and Them adalah film drama romantis China yang rilis pada tahun 2018 dan disutradarai oleh penyanyi sekaligus aktris Taiwan, Rene Liu. Film ini mengeksplorasi hubungan antara dua individu, Lin Jianqing dan Xiaoxiao Fang, yang berasal dari kota pedesaan yang sama dan berusaha untuk mencapai impian mereka bersama saat tinggal di Beijing.

Namun, mereka menghadapi kesulitan ekonomi yang sangat mempengaruhi hubungan mereka sebagai pasangan. Film ini memiliki alur antara masa lalu dan masa kini, masa lalu ditampilkan dalam full-color sedangkan masa kini digambarkan dalam warna hitam dan putih.

Us and Them menunjukkan kepada para penonton kesenangan saat di usia masih muda dan juga jatuh cinta, film ini juga mengajrakan tantangan untuk "menjadi dewasa", yang mirip dengan alur cerita Weathering With You karya Makoto Shinkai.

Film ini juga memaparkan kepada para penonton dari kenyataan pahit kemiskinan, sehingga fans dari Tokyo Godfathers dan Binbō Shimai Monogatari kemungkinan besar akan menganggap film Us And Them memiliki kisah yang juga sangat menyentuh bagi mereka.

6. Space Sweepers

Space Sweepers
Space Sweepers

Space Sweepers adalah film Korea Selatan bertemakan luar angkasa dan rilis pada tahun 2021, film ini disutradarai oleh Jo Sung-hee. Pada tahun 2092, seluruh daratan bumi hampir tidak bisa dihuni.

Untuk menyelamatkan umat manusia, perusahaan UTS membangun rumah untuk umat manusia yang mengorbit di luar angkasa, dan tempat ini juga mereplikasi sumber daya alam seperti yang ada di Bumi.

Namun, hanya sedikit saja umat manusia yang terpilih untuk hidup dan menjadi warga di rumah baru umat manusia ini, sementara populasi manusia lainnya harus bertahan hidup di Bumi yang kondisinya sudah tercemar.

Untuk menjaga ketertiban di ruang angkasa, UTS mengatur pajak dan menetapkan aturan serta hukuman yang keras bagi non-warga negara. Banyak non-warga negara menjadi pemulung di ruang angkasa dan membersihkan puing-puing di luar angkasa dengan imbalan uang.

Cerita film ini berfokus pada para kru pemulung luar angkas dari pesawat luar angkasa Senguri (Victory). Kru ini kebetulan menemukan seorang anak di dalam mobil luar angkasa yang mengambang di orbit dan melanjutkan petualangan untuk mengembalikan anak itu kepada ayahnya.

Film ini memiliki cerita seperti anime Cowboy Bebop dan Astra Lost in Space. Seperti cerita di Cowboy Bebop, karakter dari para pemulung luar angkasa ini sangat egois dan tidak baik, mereka cenderung hanya peduli pada diri sendiri dan rela mengorbankan orang lain untuk mencapai tujuan mereka.

Namun, anggota kru pemulung luar angkasa akhirnya berubah pikiran saat bertemu dengan gadis muda uang mereka temui, akhirnya mereka menjadi rendah hati, tidak mementingkan diri sendiri dan ingin menyelamatkan dunia seperti cerita di Astra Lost in Space.

Baca: Anime: Kuroko's Basketball Telah Hadir di Netflix, Berikut Hal yang Harus Kamu Ketahui!

Baca: Dari Cruella Sampai Mortal Kombat, Ini Dia Deretan Trailer Film dan Serial TV Terbaik Minggu Ini!

Baca: Anime: Perjalanan "Slam Dunk" Menjadi Anime Olahraga Favorit yang Digemari Banyak Orang!

Komentar