Lifestyle: Ini Dia 5 Ide Foto Prewedding Sebelum Kamu Menikah!

Lagi musim-musim nikah, kalian dah pada siap nikah belum, nih?

EMPATPAGI.COM- Foto Pre-Wedding, sering disebut sebagai pemotretan pertunangan, adalah jepretan yang biasanya diambil tiga hingga enam bulan sebelum hari pernikahan. Meskipun pemotretan prewedding telah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar orang, banyak pasangan yang mulai berdebat tentang apakah mereka harus memilikinya atau tidak. Beberapa pasangan menganggapnya membuang-buang uang dan tidak berguna sama sekali. Nah, dalam hal ini, mereka mungkin salah.

Apa yang membuat foto prewedding bagus?

Man And Woman Kissing
Man And Woman Kissing (Pexels.com/Lood Goosen)

Ada begitu banyak hal yang bisa membantu membuat foto pertunangan yang bagus. Bagi Terralogical, kehebatan sebuah album pertunangan bertumpu pada dua hal. Pertama, apakah gambar tersebut dapat menceritakan kisah pasangan atau tidak, dan yang lainnya adalah bagaimana emosi ditangkap oleh lensa. "Gambar tersebut harus menjelaskan sesuatu;siapa mereka, bagaimana mereka memulai, atau ke mana tujuan mereka sebagai pasangan. Jika keduanya adalah pendaki, akan sangat bagus untuk memiliki latar belakang pegunungan untuk menghiasi pengambilan gambar." Di atas segalanya, emosi yang ditangkaplah yang membawa semua hal baik ke dalam gambar.

Pre-Wedding Concept

Unsplash/Jonathan Borba
(Unsplash/Jonathan Borba)

Banyak pasangan dan fotografer kreatif telah menghasilkan konsep prewed yang tak terhitung jumlahnya;sedemikian rupa sehingga Anda mungkin kesulitan memilih satu untuk diri sendiri. Jangan khawatir;Kami akan memandu Anda melalui lima konsep paling populer, jenis penyandingan yang paling sesuai, dan cara terbaik menerapkannya.

Tematik

Unsplash/Jonathan Borba
(Unsplash/Jonathan Borba)

Foto prewedding tematik merupakan hasil pemotretan dengan tema tertentu yang Anda dan pasangan pilih bersama. Anda dapat memilih tema yang membangkitkan suasana umum seperti bohemian atau vintage, atau bahkan sesuatu yang lebih spesifik, seperti raungan 20-an atau tema berdasarkan perjalanan. Untuk lokasi dan lemari pakaian, dengan cerdik menyesuaikan semuanya agar sesuai dengan tema yang Anda pilih. Misalnya, jika Anda memilih tema barat, lakukan di peternakan dengan Anda berdua mengenakan pakaian tradisional. Jika itu vintage, maka pilihlah pengaturan antik dan dandani diri Anda sesuai untuk nuansa dunia lama yang lengkap.

The Casual

Man And Woman Facing Each Other While Smiling During Day
Man And Woman Facing Each Other While Smiling During Day (Pexels.com/Jonathan Borba)

Kebalikan dari glamour adalah konsep kasual. Tidak seperti gaun glamor yang menonjolkan lokasi dan gaun mewah, gaya kasual membuatnya lebih lembut dan menggunakan pendekatan yang lebih sederhana. Pasangan telah menggunakan tema berbeda untuk pemotretan kasual mereka;beberapa memerankan kembali pertemuan pertama mereka, yang lain menampilkan hobi mereka atau bahkan apa yang mereka lakukan pada kencan pertama mereka. Tergantung pada tema yang Anda pilih, pakaian kasual selalu menjadi pilihan yang aman untuk konsep ini. Anda dapat mengenakan gaun sederhana bersama pria Anda dengan kemeja dan celana pendek atau pakaian lain yang sesuai dengan acara tersebut. Pastikan saja Anda tidak terlihat terlalu berpose dan tidak alami karena ini adalah pemotretan biasa.

Konsep Glamor

Unsplash/Jonathan Borba
(Unsplash/Jonathan Borba)

Memilih glamor berarti saatnya untuk gaun mewah dan lokasi megah;pada dasarnya menampilkan kelas sebanyak mungkin melalui gambar. Pasangan yang melakukan pemotretan jenis ini kemungkinan besar adalah orang yang menyukai keanggunan dan kecanggihan di atas segalanya.

Dari segi pakaian, temukan gaun cantik yang akan membuat pernyataan pada gambar;Baik dalam warna hitam putih klasik atau warna berani, pilihan ada di tangan Anda. Mengenai lokasinya, akan sangat bagus jika Anda dapat membidik di tengara ikonik atau di suatu tempat dengan lanskap yang sangat indah. Pamerkan lokasi Anda yang menakjubkan dan pakaian Anda untuk mendapatkan nuansa glamor terbaik.

Candid

Unsplash/Gift Habeshaw
(Unsplash/Gift Habeshaw)

Candid adalah konsep yang baru menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Ini sebenarnya seperti berfoto-foto candid sambil beraktivitas. Bawa pasangan ini ke sini, mereka memutuskan untuk memiliki konsep piknik, jadi yang mereka lakukan adalah piknik yang sebenarnya dan mempercayakan fotografer untuk mengambil gambar. Jika Anda termasuk tipe pasangan yang tidak suka berpose di depan kamera, ini bisa jadi pilihan yang tepat. Bersikaplah alami dan mudah dan biarkan keajaiban terjadi. Namun demikian, Anda harus sangat berhati-hati dalam memilih fotografer karena tidak semua fotografer berpengalaman dalam mengambil foto candid.

Tradisional

Man Love People Woman
Man Love People Woman (Pexels.com/Krishna Studio)

Konsep tradisional paling sering di Indonesia. Konsep tradisional pada dasarnya adalah konsep di mana Anda menyelidiki akar warisan budaya Anda dan menampilkan elemen budaya tersebut dalam foto Anda. Tampilan ini sangat cocok untuk Anda yang berencana mengadakan pesta pernikahan adat. Keunggulan mempelai wanita Indonesia, karena keanekaragaman budaya Indonesia yang begitu luas dan penuh warna dengan cara yang terlihat menakjubkan dalam gambar.

Jika Anda menginginkan gaya tradisional, pilih lokasi yang menunjukkan nuansa antik dari budaya pilihan Anda. Untuk pakaian, tetap gunakan pakaian tradisional, namun tetap simpel dan manis. Simpan detail rumit untuk hari pernikahan Anda. Mintalah fotografer Anda untuk mendapatkan gambar hitam-putih atau warna sepia yang dapat memberikan kesan yang lebih otentik pada gambar tersebut.

Komentar