Kesehatan: Hal Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Vaksin COVID-19!

Waktu vaksinasi bagi masyarakat indonesia sudah di mulai, yuk cek fakta-fakta seputar vaksinasi!

Featured-Image
White Ceramic Sculpture With Black Face Mask (Pexels.com/cottonbro)

EMPATPAGI.COM- Sekarang setelah ada vaksin COVID-19 resmi dan direkomendasikan di Dunia, mendapatkan informasi vaksin yang akurat sangat penting. Bagaimana saya tahu sumber informasi vaksin COVID-19 yang akurat? Mungkin sulit untuk mengetahui sumber informasi mana yang dapat Anda percayai. Namun Anda bisa melihat info dari media-media pemerintahan yang terpercaya, sehingga terhindar dari hoax seputar vaksin. Kali ini saya akan memberitahu anda beberapa hal tentang vaksin yang saya ketahui!

Bisakah vaksin COVID-19 membuat saya sakit terjangkit COVID-19?

Person Holding Syringe
Person Holding Syringe (Pexels.com/Anna Shvets)

Tidak. Tidak ada vaksin COVID-19 resmi dan direkomendasikan atau vaksin COVID-19 yang saat ini sedang dikembangkan di Dunia yang mengandung virus hidup yang justru dapat menyebabkan COVID-19. Artinya, vaksin COVID-19 tidak dapat membuat Anda terkena COVID-19.

Ada beberapa jenis vaksin yang sedang dikembangkan. Semuanya mengajarkan sistem kekebalan kita bagaimana mengenali dan melawan virus yang menyebabkan COVID-19. Terkadang proses ini bisa menimbulkan gejala, seperti demam. Gejala ini normal dan merupakan tanda bahwa tubuh sedang membangun perlindungan terhadap virus penyebab COVID-19. Untuk bagian ini baiknya Anda pelajari lebih lanjut tentang cara kerja vaksin COVID-19 yang diberitahu oleh pemerintah.

Biasanya dibutuhkan beberapa minggu bagi tubuh untuk membangun kekebalan (perlindungan terhadap virus yang menyebabkan COVID-19) setelah vaksinasi. Artinya, ada kemungkinan seseorang terinfeksi virus penyebab COVID-19 sebelum atau sesudah vaksinasi dan tetap sakit. Ini karena vaksin belum memiliki cukup waktu untuk memberikan perlindungan.

Baca: Psikologi: Alasan Terjadinya Pernikahan Dini Pada Remaja

Jika saya terjangkit COVID-19 dan sembuh, apakah saya masih perlu divaksinasi dengan vaksin COVID-19?

medicine, bottles, drugs
medicine, bottles, drugs (Unsplash/freestocks)

Iya. Karena risiko kesehatan yang parah terkait dengan COVID-19 dan fakta bahwa infeksi ulang COVID-19 dimungkinkan, vaksin harus ditawarkan kepada Anda terlepas dari apakah Anda tertular COVID-19. Kemenkes memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat dan daerah tentang siapa yang harus divaksinasi terlebih dahulu.

Saat ini para ahli belum mengetahui sampai kapan seseorang akan terlindungi dari sakit lagi setelah sembuh dari COVID-19. Kekebalan yang diperoleh seseorang dari infeksi, yang disebut kekebalan alami, bervariasi dari orang ke orang. Beberapa bukti awal menunjukkan kekebalan alami mungkin tidak bertahan lama.

Kami tidak akan tahu berapa lama kekebalan yang dihasilkan oleh vaksinasi bertahan sampai kami memiliki lebih banyak data tentang seberapa baik vaksin itu bekerja.

Kekebalan alami dan kekebalan yang diinduksi oleh vaksin adalah aspek penting dari COVID-19 yang coba dipelajari lebih lanjut oleh para ahli, dan CDC akan terus memberi informasi kepada publik saat bukti baru tersedia.

Akankah vaksinasi COVID-19 melindungi saya dari penyakit COVID-19?

Crop Black Doctor Checking Up Of Patient
Crop Black Doctor Checking Up Of Patient (Pexels.com/RODNAE Productions)

Iya. Vaksinasi COVID-19 bekerja dengan mengajarkan sistem kekebalan Anda bagaimana mengenali dan melawan virus penyebab COVID-19, dan ini melindungi Anda dari penyakit COVID-19.

Melindungi dari penyakit itu penting karena meskipun banyak orang dengan COVID-19 hanya menderita penyakit ringan, yang lain mungkin menderita penyakit parah, memiliki efek kesehatan jangka panjang, atau bahkan meninggal. Tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana COVID-19 akan memengaruhi Anda, bahkan jika Anda tidak memiliki peningkatan risiko komplikasi yang parah.

Apakah aman bagi saya untuk mendapatkan vaksin COVID-19 jika saya ingin punya bayi suatu hari nanti?

Child Touching His Mother Lamb
Child Touching His Mother Lamb (Pexels.com/Pixabay)

Iya. Orang yang ingin hamil di kemudian hari dapat menerima vaksin COVID-19. Berdasarkan pengetahuan saat ini, para ahli percaya bahwa vaksin COVID-19 kemungkinan tidak akan menimbulkan risiko bagi seseorang yang mencoba hamil dalam jangka pendek atau panjang. Para ilmuwan mempelajari setiap vaksin dengan cermat untuk mengetahui efek samping segera dan selama bertahun-tahun setelahnya. Vaksin COVID-19 sekarang sedang dipelajari dengan cermat dan akan terus dipelajari selama bertahun-tahun, sama seperti vaksin lainnya.

Vaksin COVID-19, seperti vaksin lainnya, bekerja dengan melatih tubuh kita untuk mengembangkan antibodi untuk melawan virus penyebab COVID-19, untuk mencegah penyakit di masa depan. Saat ini belum ada bukti bahwa antibodi yang terbentuk dari vaksinasi COVID-19 menyebabkan masalah pada kehamilan, termasuk perkembangan plasenta. Selain itu, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa masalah kesuburan adalah efek samping dari vaksin APAPUN. Orang yang mencoba hamil sekarang atau yang berencana untuk mencoba di masa mendatang dapat menerima vaksin COVID-19 jika tersedia untuk mereka.

BACA INI JUGA YAA GAES!

Komentar