Lifestyle: 5 Fakta Menarik Tentang Desain Interior

Terlepas dari peran desain interior dalam hidup Anda saat ini, menarik untuk mempertimbangkan apa itu desain interior.

Featured-Image
Cozy Fireplace In Light Minimalist Living Room (Pexels.com/Rachel Claire)

EMPATPAGI.COM-Desain interior: itu adalah sesuatu yang kita semua lakukan pada satu waktu atau lainnya, bahkan jika kita tidak memilih jalur karier di bidang seperti itu. Menggunakan berbagai teknik dalam desain interior, kita dapat menciptakan ruang impian kita apakah kita lebih menyukai ruang yang lebih modern atau lebih tradisional. Namun, desain interior tidak melulu tentang bagaimana tampilan interior rumah kita, tetapi juga tentang bagaimana perasaan kita dan seberapa fungsionalnya.

Terlepas dari peran desain interior dalam hidup Anda saat ini, menarik untuk mempertimbangkan apa itu desain interior. Menarik juga untuk mempelajari bagaimana desain telah berevolusi dan berubah selama bertahun-tahun. Namun, kebanyakan dari kita hanya mengetahui dasar-dasar desain interior ketika harus memilih warna pelengkap, menemukan furnitur yang terlihat bagus satu sama lain, dan menggunakan elemen yang berbeda untuk menciptakan suasana atau gaya tertentu di rumah kita.

1 - Desain Interior Jauh Lebih Tua Dari Yang Kita Pikirkan

Living Room With Rustic Theme
Living Room With Rustic Theme (Pexels.com/Vlada Karpovich)

Kami berbicara tentang desain interior seperti itu adalah sesuatu yang baru atau baru saja didirikan. Beberapa dari kita mungkin berpikir bahwa desain interior tidak benar-benar muncul sampai setidaknya era Victoria. Namun, pada kenyataannya, Mendesain Interior mungkin ada di zaman prasejarah. Beberapa orang mungkin menganggap gambar di dinding goa tidak hanya sebagai bentuk komunikasi tetapi juga sebagai cara mendekorasi ruang.

Jika Anda tidak mempertimbangkan desain interior gambar goa, Anda mungkin mempertimbangkan apa yang dilakukan budaya lain. Contohnya budaya suku yang lebih tua akan menghiasi gubuk lumpur mereka dengan kulit binatang dan cabang pohon, dan orang Mesir kuno menghiasi rumah mereka dengan vas yang dicat, patung, dan kulit binatang, dan ini merupakan bukti bahwa desain interior sudah lama muncul!

2 - Tren Desain Interior Saat Ini Di Satu Negara Mungkin Sangat Berbeda Di Negara Lain

workspace
workspace (Unsplash/Toa Heftiba)

Meskipun berkat teknologi dan metode transportasi, negara-negara di seluruh dunia pada dasarnya lebih terintegrasi dari sebelumnya, masih terdapat perbedaan besar yang dimiliki setiap negara satu sama lain. Tren desain interior adalah salah satunya. Bagaimanapun, desain interior sangat bergantung pada budaya utama, adat istiadat, atau kepercayaan suatu negara dan barang atau bahan apa yang tersedia di negara mereka.

Misalnya di Australia, desain interior tahun 2019 mengedepankan minimalis, wallpaper yang berani dan berani, serta warna-warna pastel. Sedangkan di Amerika, minimalis muncul ketika maximalism muncul, wallpaper floral dan rona moody muncul.

3- Aktris Amerika Elsie De Wolfe (1865 - 1950) dikreditkan karena membantu membuat dekorasi interior menjadi sebuah profesi!

Whisper Rock Ranch, Joshua Tree, California
Whisper Rock Ranch, Joshua Tree, California (Unsplash/Roberto Nickson)

Selain sebagai aktris yang luar biasa, Elsie de Wolfe juga dianggap sebagai dekorator interior profesional pertama dan penulis bukunya, The House in Good Taste. De Wolfe mungkin sudah tidak ada lagi, tapi gaya desain interiornya tetap hidup. Pada masanya, keterampilan desain interior de Wolfe dianggap menyegarkan namun sederhana.

"Saya percaya pada banyak optimisme dan cat putih, kursi yang nyaman dengan lampu di sampingnya, perapian terbuka di perapian dan bunga di mana pun mereka berada, cermin dan sinar matahari di semua kamar," tulis de Wolfe. Meski gayanya sudah tidak relevan lagi saat ini, kemampuannya membuat tempat yang remang-remang menjadi lebih cerah dan membuat rumah lebih cocok dan nyaman untuk ditinggali masih sangat menginspirasi.

4- Memiliki Banyak Jendela Dalam Desain Interior Anda Dapat Mengurangi Rasa Sakit

Woman Standing Near Full Glass Window
Woman Standing Near Full Glass Window (Pexels.com/Alex Powell)

Banyak dari kita yang sadar bahwa desain interior memainkan peran penting dalam cara kita berpikir dan merasakan. Beberapa dari kita sadar bahwa warna tertentu dalam desain interior lebih santai daripada warna lain yang mungkin memberi kita energi. Banyak juga yang mengerti bahwa banyaknya pencahayaan yang masuk ke rumah kita juga bisa mengubah mood kita. Namun, tahukah Anda bahwa memiliki jendela dalam desain interior Anda dapat meredakan nyeri akut atau bahkan kronis? Itu benar!

Beberapa penelitian yang dilakukan di berbagai rumah sakit menemukan bahwa ketika pasien ditempatkan di ruangan dengan jendela yang memiliki pemandangan indah, mereka tidak membutuhkan obat pereda nyeri. Alasan utama untuk ini adalah fakta bahwa tanaman dan warna hijau sangat menenangkan secara psikologis. Saat otak rileks, tubuh cenderung mengikutinya. Namun, ketika seseorang sangat cemas atau stres, mereka lebih mungkin mengalami rasa sakit (misalnya sakit kepala, nyeri otot, nyeri dada), bahkan tanpa sebab medis.

5- Furnitur Alami versus Buatan Manusia, Mana yang bertahan lebih lama?

Green And White Lampshade Light
Green And White Lampshade Light (Pexels.com/Designecologist)

Lebih dari sebelumnya, kami beralih ke bahan alami untuk digunakan dalam desain interior kami seperti bambu, gabus, rami, kapas, batu, dan tanah liat. Demikian pula, banyak dari kita telah berpaling dari bahan buatan manusia seperti plastik, laminasi dan kulit imitasi. Ada alasan bagus untuk memilih bahan alami daripada yang dibuat: bahan tersebut tahan lebih lama!

Masuk akal mengapa banyak bahan alami bertahan lebih lama karena biasanya tahan cuaca, dan di alam, serat bahan ditenun secara alami daripada dipaksa bersama di pabrik. Selain itu, bahan-bahan alami juga sangat trendi dalam desain interior saat ini, dan belum lagi ramah lingkungan, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk furnitur dan dekorasi.

Komentar